CIANJUR, INDONESIA – Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5, 6 mengguncang wilayah Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022) siang. Guncangan kuat ini dilaporkan menyebabkan kerusakan signifikan pada berbagai bangunan, mulai dari rumah warga hingga fasilitas publik. Data awal yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat adanya puluhan korban jiwa dan ratusan korban luka-luka akibat peristiwa alam ini.
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpusat di darat dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan dirasakan kuat di sejumlah wilayah di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, dan Kota Sukabumi. Getaran yang cukup intens membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan, yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Basarnas, dan relawan, segera dikerahkan ke lokasi terdampak untuk melakukan upaya pencarian dan pertolongan. Fokus utama saat ini adalah mengevakuasi warga yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan dan memberikan pertolongan medis kepada korban luka. Akses jalan yang tertutup longsor akibat gempa menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait telah mendirikan posko pengungsian sementara untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal. Bantuan logistik, seperti makanan, air bersih, selimut, dan obat-obatan, terus dikumpulkan dan didistribusikan kepada para pengungsi. Upaya pendataan jumlah korban dan tingkat kerusakan masih terus dilakukan secara intensif.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan menjauhi bangunan yang berpotensi roboh. Informasi resmi mengenai perkembangan situasi dan penanganan bencana akan terus diperbarui oleh pihak berwenang.

Panji Rahitno