Pantau Dapur SPPG, Pastikan MBG Tepat Waktu

    Pantau Dapur SPPG, Pastikan MBG Tepat Waktu

    Sumber - Upaya memastikan kelancaran dan ketepatan waktu penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah terus digalakkan. Tim Bhabinkamtibmas secara rutin melaksanakan monitoring dan pengawalan di dapur Sekolah Penyelenggara Pendidikan Gratis (SPPG), serta memastikan setiap tahapan pendistribusian berjalan tanpa hambatan hingga mencapai titik tujuan.

    Program penyaluran makanan bergizi gratis ini merupakan inisiatif penting untuk menunjang tumbuh kembang dan kesehatan para siswa. Meskipun demikian, potensi kendala dalam proses distribusinya, baik dari segi logistik maupun faktor eksternal lainnya, selalu menjadi perhatian.

    Menyikapi hal tersebut, Kapolsek Sumber, AKP AFANDI, S.H., M.H., menegaskan pentingnya peran Bhabinkamtibmas dalam setiap harinya. "Maksud dan tujuan dilaksanakannya monitoring dan pengawalan pendistribusian makanan bergizi gratis ini adalah untuk memastikan MBG tersalurkan tepat waktu dan tidak ada hambatan dalam proses pendistribusiannya, " jelas Kapolsek.

    Dengan adanya pengawasan langsung ini, diharapkan seluruh pihak terkait dapat bekerja secara optimal, sehingga hak anak-anak sekolah atas asupan gizi yang memadai dapat terpenuhi sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan kelancaran program-program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya sektor pendidikan dan kesehatan anak.

    mbg sppg bhabinkamtibmas kapolsek sumber pendidikan gizi
    Panji Rahitno

    Panji Rahitno

    Artikel Sebelumnya

    Polsek Susukan Lebak Atur Lalin, Layani...

    Artikel Berikutnya

    Ketua FKKC Cirebon Dukung Polri Tetap di...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Kekayaan Intelektual Jadi Jaminan Kredit Usaha Hingga Rp500 Juta
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    Ikuti Kami