Cirebon - Guna menjaga kekhusyukan ibadah di bulan suci Ramadan, jajaran Polsek Weru mulai memetakan titik rawan yang sering dijadikan lokasi balap lari liar oleh sekelompok pemuda. Fenomena yang biasanya muncul malam hari atau menjelang waktu sahur ini menjadi perhatian serius karena kerap memicu kerumunan hingga menutup akses jalan umum. Kapolsek Weru, Kompol Sudarman menyatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel untuk melakukan patroli rutin, terutama di jam-jam rawan antara pukul 00.00 hingga waktu Subuh."Kami mendukung kegiatan positif anak muda, namun jika sudah menutup akses jalan dan mengganggu ketertiban umum, itu sudah masuk kategori pelanggaran. Kami akan tindak tegas namun tetap humanis, " ujar Kapolsek Weri saat di konfirmasi Selain mengganggu lalu lintas, balap lari liar juga dikhawatirkan menjadi pemicu aksi tawuran antar kelompok. Polisi menghimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi kegiatan putra-putrinya di luar rumah, terutama saat malam hingga dini hari. Sejauh ini, pihak kepolisian lebih mengedepankan langkah preemtif dengan membubarkan kerumunan secara persuasif. Namun, jika ditemukan adanya indikasi perjudian atau membawa senjata tajam dalam kegiatan tersebut, petugas tidak akan segan untuk melakukan proses hukum sesuai aturan yang berlaku.
polresta cirebon

Panji Rahitno