Cirebon – Nuansa berbeda terasa dalam pelaksanaan tradisi membangunkan sahur atau 'Obrog' di wilayah Kecamatan Weru tahun ini. Personel Bhabinkamtibmas Desa Setu Kulon dari Polsek Weru turun langsung ke jalan, bukan untuk membubarkan, melainkan mendampingi kelompok pemuda yang melakukan keliling kampung pada Kamis (05/03) dini hari.
Langkah proaktif ini diambil sebagai upaya antisipatif guna mencegah terjadinya potensi tawuran antar kelompok obrog maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Gangguan tersebut meliputi penggunaan petasan dan knalpot brong yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah puasa bagi warga.
Kapolsek Weru, Kompol Sudarman, menyampaikan bahwa kehadiran polisi di tengah kegiatan obrog merupakan bentuk pengamanan yang bersifat persuasif. "Kami mendukung tradisi lokal ini selama dilakukan dengan tertib. Personel kami ikut berjalan kaki bersama warga untuk memastikan rute yang dilewati aman dan tidak terjadi gesekan antar kelompok dari desa yang berbeda, " jelasnya.
Berkat pengawalan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas ini, aktivitas warga dalam membangunkan sahur berjalan meriah namun tetap berada dalam koridor keamanan yang terkendali, menjaga kelestarian tradisi tanpa mengorbankan ketertiban masyarakat.

Panji Rahitno