Cirebon – Sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, Polsek Pabuaran Polresta Cirebon menunjukkan respons cepat dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat tumpahan oli di Jalan Raya Letjen S. Parman, Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Rabu (07/01/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel SPKT Polsek Pabuaran langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan penanganan. Tumpahan oli yang berada di badan jalan menyebabkan kondisi licin dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.
Dengan sigap, anggota Polsek Pabuaran melakukan pengaturan lalu lintas, mengamankan lokasi, serta berkoordinasi dengan Koramil 2006 Pabuaran dan Unit Pemadam Kebakaran Kecamatan Ciledug untuk melakukan pembersihan tumpahan oli. Berkat langkah cepat tersebut, situasi dapat segera dikendalikan dan arus lalu lintas kembali normal.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. mengapresiasi langkah cepat dan profesional jajaran Polsek Pabuaran dalam menangani kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
“Kehadiran personel Polri di lapangan untuk merespons setiap laporan masyarakat merupakan bentuk nyata pelayanan kepolisian. Tindakan cepat dan sinergi dengan instansi terkait menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan dan ketertiban masyarakat, ” tegas Kapolresta.
Sementara itu, Kapolsek Pabuaran AKP Much. Soleh, S.H. menegaskan bahwa Polsek Pabuaran akan terus hadir dan responsif terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas maupun keselamatan berlalu lintas.
“Kami tidak hanya bertugas dalam penegakan hukum, tetapi juga memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Setiap potensi bahaya di jalan raya akan kami tangani secara cepat agar aktivitas masyarakat tetap aman dan lancar, ” ujarnya.
Dengan adanya penanganan cepat dari Polsek Pabuaran, situasi di sekitar Jalan Letjen S. Parman kembali aman, arus lalu lintas lancar, serta aktivitas masyarakat dapat berjalan normal.

Panji Rahitno