PLERED – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Unit Patroli Polsek Plered, Polresta Cirebon, secara intensif melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat). Kegiatan ini dilangsungkan pada Selasa, 31 Maret 2026, mencakup wilayah hukum Polsek Plered.
Fokus utama dari Ops Pekat ini adalah menindak pelanggaran yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat, meliputi kepemilikan senjata tajam (sajam), peredaran minuman keras (miras), serta penggunaan knalpot bising atau yang tidak sesuai spesifikasi. Pemberian atensi khusus terhadap knalpot bising didasari oleh banyaknya keluhan masyarakat yang merasa terganggu, serta potensi knalpot tersebut sebagai pemicu keributan atau bahkan tawuran antar kampung.
Sebagai penanggung jawab kegiatan, Kapolsek Plered, AKP Asep Hasanudin, S.AP, menginstruksikan kepada jajarannya untuk melaksanakan patroli rutin dengan sasaran yang telah ditentukan. Operasi ini merupakan bagian dari upaya antisipasi kerawanan yang sering muncul pasca hari besar keagamaan, termasuk Idul Fitri tahun 2026 ini. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pengguna kendaraan bermotor yang masih nekat menggunakan knalpot bising.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, SH., SIK., MH., melalui Kapolsek Plered, AKP Asep Hasanudin, S.AP, menegaskan bahwa kegiatan kepolisian seperti Operasi Pekat ini merupakan salah satu bentuk tugas pokok Polri dalam menciptakan situasi yang kondusif bagi masyarakat. Upaya ini menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan warga, terutama di momen-momen penting pasca hari raya.

Panji Rahitno