CIREBON - Dalam rangka menjaga ketertiban, keamanan, dan ketentraman di lingkungan masyarakat, serta menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Polsek Lemahabang, Polresta Cirebon, secara intensif melaksanakan penertiban sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis dan menimbulkan suara bising. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perintah pimpinan Polri untuk menciptakan suasana yang kondusif.
Personel Polsek Lemahabang pada Jumat siang (20/02/2026) menemukan sejumlah sepeda motor yang terparkir di Jalan Lemahabang kedapatan menggunakan knalpot modifikasi yang mengeluarkan suara mengganggu. Petugas tidak segan langsung melakukan pencopotan knalpot tersebut di tempat.
Kapolsek Lemahabang, Kompol Dr. Yuliana S.A.B., M.SI., menegaskan bahwa anggotanya selalu memonitor setiap kendaraan yang melintas. "Anggota kami pada saat pelaksanaan tugas patroli selalu memonitor setiap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, dan bilamana ditemukan maka kendaraan tersebut dihentikan serta digiring ke Polsek Lemahabang Polresta Cirebon untuk dilakukan pencopotan, bahkan apabila memungkinkan maka langsung dilakukan pencopotan di tempat, dengan tetap mengedepankan bahasa yang simpatis dan santun, " ujar Kompol Dr. Yuliana.
Melalui kegiatan ini, Polsek Lemahabang berharap wilayah hukumnya terbebas dari suara bising yang ditimbulkan oleh knalpot tidak standar. Hal ini terbukti mendapat tanggapan positif dari masyarakat yang mendambakan ketenangan.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, SH., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Lemahabang, Kompol Dr. Yuliana S.A.B., M.SI., menambahkan bahwa Polsek Lemahabang akan terus menggelar penertiban knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis. "Polsek Lemahabang akan selalu menggelar penertiban knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis baik di jalanan, di lingkungan sekolah maupun di tempat umum dengan cara humanis sehingga dapat diterima oleh pemilik kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis dan menggantinya dengan knalpot standar pabrik, dengan demikian akan tercipta Kamtibmas yang aman kondusif sesuai harapan pimpinan Polri dan masyarakat, " jelasnya.

Panji Rahitno